Menurut saya, pengguna sekaligus pengembang; RAI Sebagai aplikasi kalender Bali seakan belum lengkap tanpa fitur Padewasan. Fitur ini sudah saya inginkan sejak awal, namun apa daya saya bukanlah ahli Wariga apalagi Padewasan.

Pertanyaan lain yang sering timbul dalam benak ini adalah: Apakah saya punya otoritas untuk menyampaikan informasi ini melalui aplikasi? Bagaimana kalau saya disalahkan? Bagaimana kalau informasi tersebut keliru?

Saya sadar betul bahwa fitur ini agak berisiko dan reputasi aplikasi menjadi taruhannya kalau saya menanganinya asal-asalan.

Namun keinginan saya berkontribusi kepada masyarakat Bali juga begitu besarnya, akhirnya dengan penuh keyakinan, mengesampingkan rasa takut, saya memberanikan diri untuk menghadirkan fitur ini dengan beberapa catatan:

  1. RAI selalu memberikan kredit atau pengakuan terhadap sumber informasi yang digunakan, dalam hal Ala-Ayuning Dewasa situs kalenderbali.org menjadi referensi utama. (di aplikasi, lihat pada halaman Tentang -> Kredit)
  2. RAI tidak pernah mengklaim bahwa semua informasi yang disampaikan merupakan kebenaran yang mutlak, melainkan memposisikan diri sebagai bahan referensi semata.
  3. Sekaligus saya ingin menyampaikan bahwa aplikasi ini bisa terwujud dengan mengumpulkan, mengkurasi informasi-informasi yang berceceran di berbagai media (cetak maupun internet). Saya bukan ahli Wariga ataupun Padewasan, hanya pengembang aplikasi yang cinta dan ingin melestarikan budaya Bali.

Tantangan membuat fitur Ala-Ayuning Dewasa

Jujur saja, RAI tidak akan terwujud tanpa adanya teknologi AI yang sangat maju akhir-akhir ini. Saya sendiri bukanlah seorang pengembang aplikasi mobile. Namun dengan AI, siapapun bisa menjadi apapun kalau memang diinginkan.

Fitur Padewasan ini adalah fitur yang paling sulit, paling kompleks dan memakan waktu paling lama meskipun sudah dibantu AI. Kenapa?

Karena perhitungan Ala-Ayuning Dewasa begitu kompleks disertai banyak aturan yang harus diikuti. Tidak ada buku yang membahas secara detail tentang aturan ini, tidak ada jurnal ilmiah yang membahas secara gamblang rumus-rumus perhitungan yang dipakai.

Sebagai seorang engineer, yang bisa saya lakukan ketika bertemu masalah yang lebih banyak ketidakjelasan dibanding kejelasan adalah dengan menggunakan teknik reverse-engineering.

Reverse Engineering adalah sebuah teknik dalam memecahkan masalah dengan pendekatan terbalik. Dari input dan output yang ada kita coba pahami proses atau cara kerjanya.

Dalam kasus Ala-Ayuning Dewasa, data yang saya punya hanyalah nama Dewasa, daftar aktivitas dan kapan terjadinya (berdasaran Wewaran, Wuku, Sasih atau gabungan beberapa unsur tersebut).

Singkatnya, data tersebut adalah hasil (output), hari ini atau tanggal adalah input. Sedangkan saya tidak memiliki informasi jelas bagaimana harus menampilkannya.

Apakah tampilkan semua baik dan buruk jadi satu? bagaimana kalau data satu dan lainnya tidak singkron, A bilang hari baik sedangkan B bilang tidak begitu baik, dan sebaginya.

Belum lagi masalah data yang bisa dibilang masih mentah, perlu diproses, dibersihkan. Dibantu dengan AI saya memilah-milah, meng-kategorikan, mengkurasi sehingga menjadi format yang lebih mudah disampaikan.

Screenshot code Ala-Ayu Padewasan (👆Potongan kode untuk mendeteksi dewasa yang aktif hari ini)

Hal penting yang juga menjadi perhatian adalah bagaimana menampilkan informasi kompleks di atas dengan sederhana, makna tersampaikan tanpa perlu keahlian khusus dari pengguna.

Setelah semua tantangan itu, terciptalah fitur Ala-Ayuning Dewasa sederhana ala RAI. Saya akui masih jauh dari sempurna tetapi cukup puas dengan hasilnya.

Di kemudian hari saya mungkin akan menemukan data baru, referensi baru atau bahkan bisa berkolaborasi dengan ahlinya langsung, pasti akan membuat pekerjaan saya lebih mudah dan hasil lebih akurat.

Akhir kata, semoga fitur ini bermanfaat. Semoga dimaklumi apabila ada kesalahan, jangan sungkan menghubungi saya secara langsung untuk memberikan saran perbaikan.

Dan apabila sedikit saja ada manfaat yang dirasakan, jangan ragu untuk memberikan rating (bintang 5) dan review sehingga semakain banyak yang merasakan manfaatnya.

Salam dari saya, Eka Putra.


Referensi pembuatan fitur Ala-Ayuning Dewasa: